
Black Community, Black Motor Community, Black Car Community
Hari ini 10 Nopember 64 tahun yang lalu terjadi peristiwa heroik yang terjadi dikota Surabaya, yang selalu dikenang oleh seluruh warga negara Indonesia. Mengutip dari buku sejarah :
Pada peristiwa pertempuran dikota Surabaya tahun 1945, pada pertempuran tersebut terbunuhlah seorang jenderal Inggris Brigader Jenderal Mallaby yang terbunuh dalam mobilnya [tampak gambar diatas], setelah terbunuhnya Mallaby, penggantinya Mayor Jenderal Mansergh marah besar, mengeluarkan ultimatum yang merupakan penghinaan bagi para pejuang dan rakyat Indonesia umumnya. Dalam ultimatum tersebut disebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya ditempat yang telah ditentukan dengan mengangkat tangan diatas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 nopember 1945. Namun arek-arek Surabaya bersatu padu bersama TKR [tentara keamanan rakyat], para pemuda pelajar, para kiyai menentang masuknya Belanda yang membonceng tentara sekutu [Inggris]. Pada 10 nopember pagi, tentara Inggris melancarkan serangan yang membabi buta dengan 30.000 serdadu, 50 pesawat tempur, dan sejumlah kapal perang. Pihak Inggris menduga perlawanan rakyat Indonesia dikota Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo 3 hari saja, namun dengan senjata seadanya dan para tokoh dan kiyai mengerahkan para santrinya dan masyarakat umum, para pelopor pemuda seperti “bung Tomo”, sehingga perlawanan itu bertahan hingga sebulan sebelum jatuh ketangan Inggris. Peristiwa berdarah di Surabaya ketika itu juga telah menggerakkan perlawanan rakyat diseluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Banyaknya para pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban, ketika itulah yang kemudian dikenang sebagai hari “Pahlawan 10 Nopember”.
Itulah sedikit kisah heroik dinegeri ini, yang merupakan kisah perjuangan arek-arek Surabaya 10 Nopember 64 tahun yang lalu. Semangat juang mereka dengan senjata seadanya dan tekat “Merdeka atau Mati”, yang patut diteladani oleh generasi muda sa’at ini dalam mengisi kemerdekaan yang telah mereka perjuangkan dengan tetesan darah, keringat dan air mata.
Untuk itulah kita mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai aktivitas yang berguna demi kemajuan dan kemakmuran negeri tercinta Indonesia. Sewbagai wujud terima kasih kepada para Pahlawan. Biasanya dalam rangka memperingati hari Pahlawan selalu diadakan berbagai kegiatan yang bertemakan kepahlawanan, salah satunya yaitu Gerak Jalan napak tilas Mojokerto-Surabaya, sebagai wujud mengenang perjuangan para pahlawan yang pada tahun ini diadakan kalau tidak salah pada tanggal 14 Nopember 2009.
Akhirnya aku ucapkan, Terima kasih wahai para pahlawan berkat perjuanganmu, kami hidup merdeka tanpa harus mengorbankan harta dan nyawa guna mengusir para penjajah, namun semangat juangmu akan kutanam dalam jiwa ini guna mengisi dan memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan bentuk lainnya yang lebih sulit dan samar yang telah menguasai negeri tercinta Indonesia sa’at ini, yaitu koruptor, penjajahan budaya, dan dekadensi moral serta penguasaan sumber daya alam oleh asing.
Mari Berkreasi !
0 komentar:
Poskan Komentar
Makasih atas kunjungannya..tolong kasih masukan :