11.13.2009

Musim Haji



Black Community, sa,at ini sudah musim haji, berpuluh –puluh kloter/rombongan sudah mulai berangkat dari Indonesia untuk berkumpul dengan beratus-ratus ribu umat Islam dari berbagai penjuru dunia untuk bersama-sama menjalankan salah satu kewajiban sebagai umat Islam yaitu Ibadah Haji. Di Masjidil Haram mereka berkumpul tanpa melihat suku dan ras darimana mereka berasal, mereka mempunyai satu tujuan yang sama yaitu bermunajad kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kota Masjidil Haram terdapat berbagai macam bentuk keajaiban dan benda bersejarah, diantaranya adalah :

A. Ka’bah : adalah sebuah bangunan persegi yang dibangun oleh Ibrahim dan putranya Ismail beberapa ribu tahun yang lalu sebelum masehi. Yang sa’at ini masih tampak kokoh dan tegak berbalut kain hitam [sama seperti background Djarum Black]. Ka’bah adalah salah satu bangunan yang merupakan dari keajaiban dunia selain, menara Eifel, tembok china, taj mahal, piramyd/spink, candi borobudur, dan menara pizza.
B. Hajar Aswad : sebuah batu yang turun dari surga yang sa’at ini diletakkan disudut luar Ka’bah dengan dibalut logam perak. Konon Hajar Aswad berwarna putih bersih, namun akibat dosa-dosa manusia menjadi berubah warna hitam legam.

Selain Ka’bah dan hajar aswad, ada banyak tempat-tempat yang penuh sejarah menakjubkan diantaranya Jabal Nur dan Gua Hira tempat Nabi Muhammad menerima wahyu yang pertama kali. Dan salah satu keajaiban lainnya adalah sumur zam-zam yang menurut berbagai ahli sejarah dan ilmu bumi, sumur yang asal mulanya merupakan sumber mata air yang keluar dari gerakan kaki bayi Ismail sehingga keluar air dimasa Ibrahim beribu tahun lampau. Kemudian pada periode selanjutnya digali oleh Abdul Muthalib [paman nabi Muhammad]. Sumur zam-zam adalah sumur galian yang mempunyai kedalaman 30,5 m, hingga 135 diatas menembus lapisan alluvium wadi Ibrahim yang berisi batu pasir, dibawahnya terdapat ½ m lapisan yang sangat lulus air. Keluarnya air zam-zam dengan kedalaman 17 m kebawah menenbus bebatuan diorit yang terdapat rekahan yang juga diduga menuju laut merah. Ada celah kearah Hajar Aswad dengan panjang 75 cm dengan tinggi 30 cm, ada celah menuju Saffa Marwah.

Air zam-zam yang keluar dari sumur tersebut diperkirakan 11 s/d 85 liter/detik atau 40.000 liter/jam. Air zam-zam dipercayai mempunyai khasiat menyembuhkan beberapa jenis penyakit karena kandungan molekul air yang masih murni. Yang istimewa adalah air zam-zam semenjak zaman Ibrahim ribuan tahun yang lampau hingga sa’at ini telah diambil berjuta-juta orang tetap saja masih mengalir airnya dan tidak kering dinegeri yang tandus penuh padang pasir.

Berbeda dengan Indonesia yang subur, beberapa bulan yang lalu sebuah perusahaan air kemasan sempat macet dikarenakan bahan baku air untuk air kemasannya berkurang dan mengering, tidak masuk akal memang negeri yang subur dan kaya akan sungai-sungai dan hutan-hutan.
Air zam-zam tidak diperjaul belikan, setiap orang yang berkunjung kesana bebas mengambilnya tanpa dibatasi asal mampu membayar biaya angkut untuk dibawa pulang kenegaranya masing-masing. Banyak jama’ah haji yang bila telah pulang selalu membawa air zam-zam untuk oleh-oleh yang paling utama.

Mari Berkreasi !

0 komentar:

Poskan Komentar

Makasih atas kunjungannya..tolong kasih masukan :