11.18.2009

Aku Bisa Jadi Presiden



“Aku bisa jadi presiden !” sebuah perkataan yang keluar dari mulut keponakanku sa’at sarapan pagi sambil menonton TV acara berita tentang kemelut KPK dengan kepolisian menyangkut kasus Century Gate dan digulirkannya hak angket DPR atas kasus tersebut kepada presiden. Ucapan tersebut memang terkesan sepele apalagi diucapkan oleh anak-anak yang belum mengerti apa itu politik, akan tetapi kalau kita cerna lebih dalam ucapan tersebut memang tepat untuk situasi kemelut dipemerintahan sa’at ini.
Dengan adanya perseteruan KPK melawan kepolisian dan kejaksaan, serta kasus Century Gate yang menjadi bola liar. Kasus dana talangan pada Bank Century dari 1,3 triliyun membengkak menjadi 6,7 triliyun yang diberikan pada para pengusaha dan diduga digunakan untuk biaya kampanye SBY-Budiono, bila benar maka kedudukan presiden akan terancam lengser. Dan peristiwa sa’at lengsernya Soeharto dan GusDur akan terulang kembali.

Mengutip beberapa pernyataan para ahli hukum dan politik, sebuah Gate mempunyai beberapa ciri antara lain :
1. Adanya keterlibatan pemimpin tertinggi,
2. Adanya keterlibatan orang dekat/orang dalam pemimpin tertinggi,
3. Begitu bukti terkuak, maka orang-orang yang terlibat akan membuat skenario dan memberi penjelasan yang tidak masuk akal,
4. Skandal biasanya terungkap karena hal sepele,
5. Ada rekaman audio ataupun visual yang terbongkar dan disebarluaskan kepada publik,
6. Publikasi besar-besaran oleh media pada publi,
7. Endingnya tergesernya sang pemimpin dari kedudukannya sebagai presiden.
Sa’at ini tinggal membuktikan ciri no.1 dan menanti ciri no.7.

Memang membingungkan ngomong politik, tidak semudah menghisap ”Djarum Black Slimz” atau tidak seenjoy mengikuti event ”Djarum Black Night Slalom” .Yang jelas apapun yang terjadi dinegeri ini semata-mata demi kemakmuran rakyat agar lebih baik kedepan. Kalaupun terjadi suksesi kepemimpinan mungkin itu semua kehendak Tuhan dan merupakan proses evolusi. Aku berharap peristiwa 1998 tidak terulang lagi, kerusuhan serta tidak ada kesiapan para tokoh-tokoh reformis sa’at itu untuk menjadi orang nomor satu dinegeri ini. Kalimat “Aku Bisa Jadi Presiden”sepertinya tepat ditujukan kepada para elite politik yang akan melakukan pergantian kepimimpinan agar nanti tidak ada kekosongan dan negara tetap stabil.

Sekedar opini dariku orang yang awam politik.

Mari Berkreasi !

0 komentar:

Poskan Komentar

Makasih atas kunjungannya..tolong kasih masukan :